Dampak Yang Akan Terjadi Dari Air Demineral Untuk Kesehatan Tubuh

Apa Itu Air Demineral?

Air demineral adalah air yang telah diproses untuk menghilangkan mineral alami seperti kalsium, magnesium, dan fluoride. Proses demineralisasi ini dilakukan melalui teknik seperti distilasi, osmosis terbalik, atau pertukaran ion. Air demineral sering digunakan dalam industri untuk keperluan seperti pendinginan mesin, air aki, atau untuk penggunaan laboratorium. Di sisi lain, air mineral mengandung berbagai mineral yang bermanfaat bagi tubuh, seperti kalsium, magnesium, dan potassium. Di Indonesia, air mineral pertama kali dikenal pada tahun 1973 melalui merek Aqua, yang didirikan oleh Tirto Utomo dan Ibnu Sutowo.

Air mineral mengandung senyawa alami yang dapat memberikan manfaat kesehatan, mulai dari memperbaiki fungsi tubuh hingga meningkatkan hidrasi. Kandungan mineral di dalamnya membantu tubuh mempertahankan keseimbangan elektrolit, memperkuat tulang, dan mendukung fungsi sistem saraf. Air mineral memiliki manfaat yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan air demineral yang cenderung lebih cocok untuk aplikasi industri.

Dampak Konsumsi Air Demineral pada Kesehatan Tubuh

Walaupun air demineral sering dianggap aman untuk dikonsumsi dalam jumlah terbatas, konsumsi air jenis ini dalam jangka panjang dapat berisiko terhadap kesehatan tubuh. Berikut adalah beberapa dampak yang perlu diketahui:

  1. Defisiensi Mineral dalam Tubuh

    Salah satu dampak utama dari mengonsumsi air demineral secara terus-menerus adalah defisiensi mineral dalam tubuh. Air demineral tidak mengandung mineral penting seperti kalsium, magnesium, dan potasium. Mineral-mineral ini memainkan peran vital dalam tubuh, termasuk untuk kesehatan jantung, otot, tulang, dan sistem saraf.

    Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science of the Total Environment pada tahun 2015 mengungkapkan bahwa konsumsi air yang rendah kandungan mineralnya dapat meningkatkan risiko kekurangan kalsium dan magnesium. Kalsium misalnya, sangat penting untuk fungsi otot dan tulang yang sehat. Tanpa mineral-mineral ini, tubuh akan terus-menerus mengeluarkan mineral melalui urin, yang jika berlanjut dapat menyebabkan gangguan pada berbagai sistem tubuh, termasuk masalah pada otot dan tulang. Penurunan kadar magnesium, khususnya, berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan hipertensi (Kuchay et al., 2015).

    Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of the American College of Nutrition juga menunjukkan bahwa kekurangan magnesium dapat menyebabkan gangguan pada metabolisme glukosa, meningkatkan resiko diabetes tipe 2, dan memperburuk masalah tekanan darah tinggi (Rosanoff et al., 2012). Kalsium yang cukup dalam tubuh tidak hanya penting untuk tulang, tetapi juga untuk kontraksi otot dan transmisi saraf.

  2. Air Demineral Tidak Sesuai untuk Konsumsi Manusia

    Air demineral, yang sering disebut sebagai “air kosong,” dirancang bukan untuk konsumsi manusia, melainkan untuk kebutuhan industri. World Health Organization (WHO) dalam laporan mereka menyatakan bahwa air tanpa mineral ini seharusnya tidak dikonsumsi secara reguler oleh manusia, karena tubuh kita membutuhkan mineral untuk fungsi fisiologis yang normal. Air ini dapat menyebabkan tubuh kekurangan mineral penting yang dibutuhkan untuk kesehatan.

    Sebuah publikasi dari Journal of Environmental Science and Health (2014) menunjukkan bahwa air dengan kandungan mineral yang sangat rendah atau tanpa mineral dapat menyebabkan gangguan dalam metabolisme tubuh. Air ini bisa mengganggu keseimbangan elektrolit dan mempengaruhi berbagai proses biokimia dalam tubuh, yang penting untuk menjaga fungsi tubuh yang sehat (WHO, 2014).Air Demineral Untuk Kesehatan

  3. Tubuh Memerlukan Mineral untuk Kesehatan

    Tubuh manusia memerlukan berbagai mineral untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Kalsium, magnesium, kalium, dan fluorida adalah beberapa contoh mineral yang sangat penting untuk tubuh. Kalsium berperan dalam pembentukan tulang dan gigi yang kuat, serta mendukung fungsi otot dan sistem saraf. Magnesium terlibat dalam lebih dari 300 reaksi biokimia dalam tubuh, termasuk produksi energi, sintesis protein, dan pengaturan tekanan darah.

    Selain itu, studi yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition (2005) mengungkapkan bahwa kalsium dan magnesium bekerja secara sinergis untuk memelihara kesehatan pembuluh darah dan jantung. Kekurangan salah satu dari kedua mineral ini dapat menyebabkan risiko hipertensi, gangguan ritme jantung, dan bahkan penyakit jantung. Fluoride juga penting untuk kesehatan gigi, karena membantu mencegah kerusakan gigi dengan memperkuat email gigi (Van der Mei et al., 2005). Oleh karena itu, tubuh sangat bergantung pada asupan mineral yang cukup untuk mempertahankan berbagai fungsi vitalnya.

    Penelitian yang diterbitkan dalam The Lancet (2016) menegaskan bahwa konsumsi air yang kaya mineral membantu tubuh berfungsi dengan optimal. Mineral yang cukup dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit, mempercepat proses penyembuhan, dan mendukung kinerja otak dan sistem saraf. Sebagai contoh, potasium yang terkandung dalam air mineral dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan membantu keseimbangan cairan tubuh (He et al., 2016).

  4. Rekomendasi WHO untuk Konsumsi Air yang Mengandung Mineral

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar orang dewasa mengonsumsi sekitar 2 liter air setiap hari. Namun, WHO menekankan pentingnya memilih air yang mengandung mineral untuk memastikan tubuh mendapatkan asupan yang cukup dari elemen-elemen penting seperti kalsium dan magnesium. Mengonsumsi air dengan kandungan mineral alami akan membantu tubuh menyerap nutrisi dari makanan dengan lebih efisien, serta mendukung proses metabolisme yang sehat.

    Selain itu, studi oleh European Food Safety Authority (EFSA, 2010) menyatakan bahwa air mineral alami yang kaya akan mineral membantu menyeimbangkan kadar elektrolit tubuh, meningkatkan hidrasi, dan mendukung fungsi pencernaan. Dalam jangka panjang, mengonsumsi air yang tepat dapat mengurangi risiko berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan metabolisme, penyakit jantung, dan masalah tulang.Ref

Sekian Informasi Terbaru April 2025 Tentang Dampak Yang Akan Terjadi Dari Air Demineral Untuk Kesehatan Tubuh dari website damiu.co.id. Bagi bapak/ibu sobat INVIRO semua, yang sedang mencari/membutuhkan alat water treatment/filter penjernih air dan peralatan air minum dengan harga yang cukup murah dan kompetitif, silahkan menghubungi ke nomor telepon kontak layanan CS Kami di sini dan pastikan bapak/ibu semua dilayani oleh CS INVIRO secara profesional.